Kamis, 17 Oktober 2013

thankyou YUI



Thank you YUI
to Mother versi dea el vanza
Suatu ketika aku membaca translet lagu YUI yang berjudul to mother.
Saat itu aku sadar bahwa walau kesedihan itu selalu datang silih berganti, namun kehidupan harus tetap berjalan. Dalam kondisi dan situasi apapun aku tak boleh memperlihatkan kesedihan ku pada orang lain. Terutama pada ibuku. Tapi, kehidupan akan terus berjalan. Hari ini berganti dengan besok, besok berganti dengan lusa dan begitu seterusnya. Semakin hari aku pun semakin bertumbuh besar dan umurku pun semakin bertambah, semakin hari kedewasaan membuntutiku, menuntunku dan membuatku semakin takut. Dan jika suatu saat aku bertemu dengan seseorang yang ku cintai dan mencintaiku akan kan aku bisa sepertimu dulu?
Akankah aku bisa menjalani hariku tanpa kehangatan mu lagi?
Mama................
Memang seperti katanya (yui*) kebahagiaan itu seperti sihir tapi tak bersinar. Bisa kita munculkan dan hilangkan dari otak kita tanpa seorangpun yang tau. Aku pikir? Apakah sihir itu datang sendirinya??”tidak”
Sihir datang dengan mantra mantra yang di ucapkan sang empunya. Begitu pula dengan kebahagiaan. Kebahagiaan itu tak disa datang dengan sendirinya. Tapi ada unsur-unsur penting yang menyatu didalamnya dan mendatangkan kebahagiaan. Dan kebencian memang timbul karenya kekesalan semata.
Jadi saat ini aku tak ingin menangis lagi dan mengubah takdir menjadi sebuah jalan cerita yang indah bersama kelembutan dan kehangatan tangan mu (mama*)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar